Wednesday, July 19, 2006

Alhamdulillah

Berbulan-bulan saya resah, dan mungkin setahun sudah saya dan sedulur-sedulur saya di GEN-K mbingungi mencoba membagi kebingungan kami kepada saudara-saudaraku se tanah air tercinta NUSANTARA ini.
Maklum di komunitas GEN-K ini berkumpul orang-orang setengah gila,orang gila dan yang sudah lulus dari Pakem( Rumah sakit Jiwa di Jogja).

Apapun telah kita coba lakukan, dari Gerakan Siaga Satu Bencana Alam Indonesia,Spiritual Meeting, Opera Mystica, membentuk grup musik Genk Kobra, Pembuatan Film dokumenter ttg kerusakan alam, membuat pabrik tahu, hingga menanam Adenium dll,

dan hasilnya.....?

Alhamdulillah... Alhamdulillah didahului rombongan gempa
Allah tidak/belum mengijinkan kita...

...Namun, Allah telah memberi kita sebuah Ilmu baru yang tak terbayangkan oleh kita semua.
Ternyata kita memang harus bekerja pada wilayah USAHA, masalah HASIL adalah urusan Beliau.
Ternyata kita dipilih menjadi saksi sebuah sejarah peradaban manusia dan perjalanan Alam semesta.
dan Ternyata....
dan Ternyata....

Alhamdulillah... inilah yang disebut ayat-ayat Allah

Saya jadi ingat saudaraku Pak Bayan yang pernah cerita, Nabi Muhammad pernah berkata pada para sahabat
"Jikalau aku tahu besuk pagi akan KIAMAT, dan aku mempunyai biji gandum untuk ditanam, maka aku tetap akan menanamnya".

Mungkin anda bingung, kenapa kata Alhamdulillah yang tersisa dari kita...?
Kemaren kita masih mbingungi setiap kali ada gempa-gempa baru dan bencana-bencana susulan.karena memang sejak lama kita ini sudah mbingungi masalah Jaman Akhir.

Beginilah ceritanya...
Suatu hari ada sahabat saya yang nanya begini:

"Kenapa ya.. gempanya kok masih ada yang nyusul? kok tidak sekali jalan aja, atau disediakan Bus untuk ngangkut sekalian, biar nggak ada yang ketinggalan?" kata teman saya yang setengah gila, seminggu setelah gempa di Jogja 27 Mei lalu sambil tersenyum takut.

Sambil tersenyum juga saya berkata dalam hati, karena takut dianggap gila juga he.. he..,
"Lha manusia saja diajak bareng-bareng angel banget, apalagi gempa bung!".

Alhamdulillah saya tidak nyusul temen saya yang setengah gila itu.
Alhamdulillah saya jadi tambah banyak saudara dari berbagai daerah.
Alhamdulillah saya masih bisa menemani Istri dan Anakku.
Alhamdulillah.

malam jum'at, di Posko sbykembali.org
Je. Elysanto