Tuesday, October 10, 2006

Nunggu Tutup Puasa

Ramadhan.... Ramadhan...

Karena ini bulan Ramadhan, maka Setiap sore kulihat orang-orang padha mbungahi nunggu berbuka puasa dengan acara-acara ngabuburit (minjem istilah Sundo). ada yang ngeceng rame-rame, ada yang mengaji di masjid, ada yang ngobrol-ngobrol ngalor ngidul, ada yang lain-lain lah, intinya seneng banget nyedhaki bedhug maghrib, katanya menunggu buka puasa.

Loh Kok Buka To?

Tak coba fahami itu semua dari sudut pandang yang lain, nah itu yang paling kacau dari saya selama ini, sebuah penyakit yang gak sembuh-sembuh meski dengan predikat lulusan Pakem (RS. Jiwa di Jogja).

Kalau Puasa itu dimulai dari subuh dan berakhir pada maghrib berarti kan mereka menunggu Tutup Puasa bukan Buka puasa dong?

Ketika kita memulai dengan sahur di pagi hari dan kita tutup puasa dikala maghrib, maka malam ramadhanlah waktu yang tepat kiranya buat kita gunakan untuk evaluasi puasa kita selama setengah hari tadi dengan merenungi apa saja yang kita alami selama puasa kita hari ini. sukses ga kita? ato masih gagal? Paginya kita buka lagi latihan mengekang hawa nafsunya hingga kita tutup latihannya di saat adzan Magrib.

Dalam Islam ato dalam bahasa arab yang kita kenal adalah Ifthor, maka do'a setelah menyempurnakan puasanya saat adzan maghrib adalah .... wa 'ala rizqika afthortu.......

Ifthor sebagaimana futhuur (makan pagi) dlm bhs arab yang dlm bhs inggris dikatakan breakfast (merusak puasa) namun dalam konteks yang berbeda. kalo dalam bahasa inggris mungkin puasa disitu adalah setelah semalam tidur tidak beraktifitas, tapi dalam konteks Islam bukanlah merusak puasa, namun sebuah Latihan bagi muslim untuk kembali ke fitroh, yaitu fitrohnya manusia yang suci. dan memang sudah selesai waktu latihannya dan ditutup dengan tanda adzan maghrib.

Sebuah salah kaprah kalo kita bilang "yang penting dibatalkan dulu puasanya ketika mendengar adazan maghrib" mestinya disempurnakan dulu puasanya dengan sekedar minum atau makanan ringan, lha kalo dibatalkan kan malah puasanya jadi rusak kan...? batal, gak sempurna.

Lulus nggak kita? sempurna gak ya...? ya mbuh ya...

Nah seperti yang tertulis di Kantor GEN-K "Win To Reborn" sudah saatnya kita ini reborn harus mampu kembali ke fitroh, Lahir kembali dengan berbeda dari yang kemaren-kemaren. mari kita tinggalkan cara-cara lama yang gak beres. Jaman itu sudah berakhir... Jaman wis Akhir Bumine Goyang tapi kita harus tetep goyang agar lolos dari guncangan, Menang dan lahir kembali dengan berpakaian yang baru. he... he... Klambine Anyar

Nyruput Kopi dulu buatan mas Hamim. namanya Kopi Paste (Kopi Pas Tenan), Sruuut... srupuuut,

trus bobok ah..

Je. Elysanto
genkkobra@yahoo.com
di Pasareyan GEN-K (tempat Sare maksudnya)